Pengertian, Jenis dan Keunggulan Pondasi Dangkal

Kalau bicara soal struktur bangunan, Anda tentu tahu bahwa dibedakan menjadi elemen-elemen yang berada di bawah tanah dan di bagian atas bangunan. Nah untuk elemen bawah tanah ini dikenal yang namanya pondasi. Dalam setiap bangunan, pondasi memegang peran yang sangat penting di sebuah konstruksi. Berdasarkan klasifikasinya, ada dua jenis pondasi yakni pondasi dangkal dan pondasi dalam.

Sesuai dengan namamnya, pondasi dangkal alias shallow foundation ini mempunyai kedalaman yang relatif dangkal yakni sekitar tiga meter. Lantaran tak terlalu dalam itulah, biasanya pondasi jenis ini digunakan untuk konstruksi-konstruksi yang dibangun di wilayah dengan kondisi tanah cukup kuat. Pondasi ini memang bertujuan menopang beban secara langsung.

Biasanya pembangunan dengan pondasi dangkal digunakan pada kedalaman tanah 60 cm sampai dua atau tiga meter. Kemudian harus juga kapasitas pendukung tanah relatif baik pula yakni lebih dari dua kilogram per centimeter persegi. Hal inilah yang membuat pondasi jenis ini pada umumnya lebih murah dibandingkan pondasi dalam.

Jenis-Jenis Pondasi Dangkal

Mengetahui penjelasannya, tak heran kalau akhirnya shallow foundation memang banyak dipilih oleh developer maupun kontraktor dalam pengerjaan bangunan. Setidaknya ada lima jenis pondasi jenis ini yang dapat Anda pilih saat hendak membangun rumah yakni:

  • Pondasi menerus (continuous footing)
  • Pondasi pelat (plate footing)
  • Pondasi pelat (plate footing)
  • Pondasi cakar ayam
  • Pondasi sarang laba-laba

Dari jenis-jenis di atas, pondasi setempat dan menerus merupakan bagian dari pondasi tumpuan. Sedangkan untuk daya dukungnya, pondasi jenis dangkal biasanya memiliki beban maksimal per satuan luas karena memang tanah yang kerasmasih mampu mendukung beban tanpa cemas ambrol.

Keunggulan Shallow Foundation

Setelah tahu jenis-jenisnya, Anda juga bisa mempelajari beberapa keunggulan yang didapat jika menggunakan pondasi tipe dangkal. Apa saja? Berikut di antaranya:

  1. Lantaran cukup dangkal itulah, proses penggalian tanah untuk pondasi jenis ini cukup sedikit. Namun pastikan jika tanahnya memang benar-benar kokoh dan tidak mudah longsor. Kondisi ini jelas bakal membuat biaya pembangunan lebih terjangkau
  2. Masih berkaitan dengan kedangkalan tanah yang digali, membuat peralatan sekaligus perlengkapan yang dibutuhkan mudah ditemukan di pasaran dan cukup murah. Cobab bandingkan dengan pondasi dalam yang mungkin butuh alat-alat berat dalam memasang penopang lahan
  3. Berbeda dengan pondasi dalam yang butuh waktu lebih banyak, pembangunan shallow foundation relatif lebih cepat dan tentunya menghemat waktu. Bahkan sekalipun Anda hendak melakukan pembangunan di musim penghujan seperti saat ini, Anda bisa melindungi bagian atas dari air hujan dengan terpal dan kemudian cepat mengering.
  4. Berkaitan dengan kedalaman yang cukup dangkal, konstruksi pondasi jenis dangkal tak akan membuat tanah rusak terlalu parah. Ekosistem tanah yang tidak terancam bakal memberikan manfaat bagi calon penghuni bangunan kelak
  5. Dengan berbagai keunggulan di atas, proses yang dibutuhkan pun akhirnya jauh lebih efektif dan efisien. Pihak developer tak bakal mengeluarkan biaya terlalu besar, sehingga berimbas pada harga bangunan yang cukup wajar untuk bisa dibeli konsumen

Tentu untuk bisa memperoleh berbagai keunggulan pondasi dangkal, ada baiknya Anda memakai material yang berkualitas pula. Kebutuhan inilah yang disediakan oleh PT. Mosa Indo Palma sebagai produsen agregat konstruksi. Setidaknya ada tiga produk unggulan yang ditawarkan demi memperkuan pembangunan pondasi seperti batu ash yang didapat dari pembakaran batubara, batu split dan screening stone.

Bagikan Artikel
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram

Rekomendasi Artikel

Artikel terkait dengan artikel Pengertian, Jenis dan Keunggulan Pondasi Dangkal