Pengertian, Jenis dan Contoh Teknologi Konstruksi

Dalam dua dekade terakhir, peradaban manusia memang berkembang semakin cepat. Tak hanya di luar negeri, Indonesia pun terus berubah ke arah yang lebih maju. Hal ini terlihat dengan pembangunan-pembangunan infrastruktur yang terus digenjot di berbagai pelosok Nusantara. Pembangunan ini pula rupanya membuat teknologi konstruksi pun ikut makin canggih.

Sesuai dengan namanya, teknologi konstruksi adalah sebuah teknologi yang memang digunakan dalam pembangunan sarana dan prasarana. Tentu di dalamnya terkait dengan berbagai cabang ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Sampai akhirnya teknologi ini mampu menghasilkan bangunan dan berbagai infrastruktur lainnya yang membuat peradaban manusia makin modern.

Coba Anda lihat, jika dulu hunian mungkin hanyalah rumah konvensional. Namun seiring dengan teknologi konstruksi yang terus inovatif, hunian bisa berupa apartemen, penthouse, kondomonium, villa, cottage sampai berbagai gedung mewah lainnya. Tak heran kalau akhirna kota-kota besar dianggap sebagai generator utama bagaimana teknologi yang melingkupi sektor konstruksi terus melaju.

Jenis-Jenis Teknologi Konstruksi yang Wajib Diketahui

Dengan menerapkan teknologi yang tepat dalam sebuah konstruksi bangunan, maka akan mempermudah prosesnya itu sendiri. Bahkan tak hanya bagi manusia, juga memudahkan proses transportasi dan komunikasi ke depannya. Supaya bisa memilih teknologi yang tepat, setidaknya ada empat jenisnya seperti berikut ini:

Konstruksi Pemukiman, sesuai dengan namanya, teknologi jenis ini biasanya fokus digunakan dalam pembangunan tempat-tempat hunian manusia. Bisa dilakukan secara individu atau kelompok besar, sesuai dengan luas pemukiman yang didesain. Tentu diperlukan perencanaan yang matang dan pertimbangan fasilitas agar berhasil

Konstruksi Gedung, sering ditemukan di kota-kota besar, teknologi ini memang fokus membangun gedung mulai dari satu lantai sampai tak terhingga dengan kebutuhan banyak orang

Konstruksi Teknik Sipil, khusus teknologi jenis ini, biasanya lebih sering digunakan untuk proyek-proyek pemerintah karena memang melibatkan banyak pihak di pusat-pusat keramaian yang mana bertujuan demi masyarakat luas. Dibandingkan jenis yang lain, teknologi ini bisa dibilang yang paling rumit dan butuh perencanaan jangka pendek serta jangka panjang yang benar-benar matang

Konstruksi Bangunan Industri, hampir sama seperti jenis yang sebelumnya, teknologi ini juga memperlukan keahlian khusus dan cukup rumit dalam perencanaan bangunan. Apalagi kalau bangunan industri yang dikerjakan merupakan sektor farmasi, kimia hingga minyak

Inilah Contoh Penerapan Teknologi Konstruksi

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pemilihan teknologi yang tepat akan membuat bangunan bisa berdiri kokoh sesuai dengan kebutuhan. Bisa dibayangkan jika tanpa adanya teknologi yang tepat dalam sebuah konstruksi, bangunan yang diharapkan belum tentu akan berdiri sesuai harapan. Bahkan bisa saja prosesnya jadi berlarut-larut, sehingga malah membuat biaya produksi terus bertambah.

Anda bisa menemukan banyak sekali contoh penerapan teknologi yang tepat dalam sebuah konstruksi bangunan seperti jalan raya, jalan layang, gedung-gedung perkantoran, jembatan, wilayah perumahan padat penduduk, gedung bertingkat di kota-kota besar sampai proyek pembangkit tenaga listrik. Teknologi yang tepat jelas akan membantu proses perhitungan biaya ke depannya.Tentu supaya teknologi konstruksi ini bisa berjalan sesuai dengan rencana dan kebutuhan, keberadaan sejumlah material berkualitas adalah kuncinya. Sadar terhadap hal itu, PT Mosa Indo Palma pun menjawab lewat sejumlah produk agregat konstruksi berkualitas. Tiga yang ditawarkan adalah batu ash, batu split sampai screening stone mampu menghasilkan pondasi struktur yang kokoh dan awet sesuai dengan berbagai teknologi pembangunan masa kini.

Bagikan Artikel
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram

Rekomendasi Artikel

Artikel terkait dengan artikel Pengertian, Jenis dan Contoh Teknologi Konstruksi